MERETAS GLASS CEILING

KORELASI DRAMA KOREA “QUEEN WOO” DAN TEKS 1 TIMOTIUS 2:11-12 SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN

Penulis

  • Jefri Andri Saputra Institut Agama Kristen Negeri Toraja

DOI:

https://doi.org/10.61660/track.v4i2.222

Kata Kunci:

1 Timotius 2, glass ceiling, kepemimpinan perempuan, Queen Woo

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk meretas hambatan terselubung yang mengakibatkan perempuan kesulitan untuk menjadi pemimpin sebagaimana laki-laki. Kesetaraan gender telah memberikan kesempatan bagi laki-laki dan perempuan untuk mengikuti pendidikan dan pemberdayaan, tetapi perempuan tetap mengalami hambatan untuk menjadi pemimpin. Penulis merespons masalah ini dengan menganalisis drama Korea “Queen Woo” dan teks 1 Timotius 2:11-12 menggunakan pendekatan revised correlation. Penulis menemukan bahwa teks 1 Timotius 2:11-12 adalah sebuah sensitivitas Paulus karena dipengaruhi oleh budaya kehormatan dan rasa malu. Perintah Paulus adalah usaha memulihkan kehormatan laki-laki dan perempuan sesuai nilai dan standar kehormatan patriarki. Laki-laki dihormati karena pekerjaannya, dan perempuan dihormati karena adabnya. Drama Queen Woo memperlihatkan bahwa ratu Woo menunjukkan karakter superior sebagai usaha melawan monopoli laki-laki terhadap superioritas. Penulis merekomendasikan agar gereja dan masyarakat mendekonstruksi warisan patriarki tentang konsep kehormatan dan relasinya dengan gender. Perempuan juga perlu dihormati dan diakui superioritasnya. Laki-laki dan perempuan harus mendapatkan kesetaraan superioritas baik secara faktual maupun melalui pengakuan dan penghormatan sosial.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Jefri Andri Saputra, Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Mahasiswa Pascasarjana IAKN Toraja

Referensi

Andalangi, J. P. (2021). 1 Timotius 2:11-15: Sebuah Argumentasi Paulus Bagi Kesetaraan Gender Di Dalam Kepenilikan Jemaat Lokal. Predica Verbum, 1(1), 61–92.

Bible Works (10.0.4.114). (2015).

Cakra Wikara Indonesia. (2021). Dinamika Kepemimpinan Perempuan di Tingkat Lokal: Menilik Tantangan dan Peluangnya. https://cakrawikara.id/wp-content/uploads/2021/02/Dinamika-Kepemimpinan-Perempuan-di-Tingkat-Lokal-CWI.pdf

Chisholm-Burns, M. A., Spivey, C. A., Hagemann, T., & Josephson, M. A. (2017). Women in Leadership and the Bewildering Glass Ceiling. American Journal of Health-System Pharmacy, 74(5), 312–324. https://doi.org/10.2146/ajhp160930

Cohick, L. H. (2013). Women, Children, and Families in the Greco-Roman World. In J. B. Green & L. M. McDonald (Eds.), The World of New Testament: Culture, Social, and Historical Context (pp. 179–187). Baker Publishing Group.

Cosaert, C. P. (2013). Paul, Women, and The Ephesian Church: An Examination of 1 Timothy 2:8-15. Theology of Ordination Study Committee, 1–37. https://www.adventistarchives.org/paul,-woman,-and-the-ephesian-church.pdf

Foster, T. D. (2016). 1 Timothy 2:8–15 and Gender Wars at Ephesus. Priscilla Papers, 30(3), 3–10. https://www.academia.edu/download/55673406/v30n3p1.pdf

George, D. K. St. (2022). Paul and Women in the Church: Views on 1 Timothy 2:8-15 Within Pauline Theology. South Florida Bible College & Theological Seminary Journal, 9, 18–27. https://staging.sfbc.edu/wp-content/uploads/2022-SFBC-Journal.pdf#page=20

Hasibuan, S. Y. (2022). Kajian 1 Timootius 2:11-12 dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan Perempuan Kristen dalam Menjawab Kebutuhan Zaman. Track, 1(1), 89–106. https://doi.org/10.61660/tep.v1i01.11

Jeffers, J. S. (1999). The Greco-Roman World of New Testament: Exploring the Background of Early Christianity. InterVarsity Press.

Lynch, G. (2005). Understanding Theology and Popular Culture. Blackwell Publishing.

Osiek, C., & Pouya, J. (2010). Constructions of Gender in the Roman Imperial World. In D. Neufeld & R. E. DeMaris (Eds.), Understanding the Social World of the New Testament (pp. 44–56). Routledge.

Oyewole, N. O. (2022). Paul’s Perspective on the Role of Women in Leadership and its Relevance to the Church in Africa. Pharos Journal of Theology, 103(2), 1–11. https://doi.org/10.46222/pharosjot.103.2045

Saputra, J. A. (2023). Studi Cross-Textual Reading Terhadap Kisah Musa dan Panglima To Dilaling. Jurnal Apokalupsis, 14(2), 157–181. https://doi.org/10.52849/apokalupsis.v14i2.87

Schreiner, T. R. (2016). An Interpretation of 1 Timothy 2:9–15 A Dialogue with Scholarship. In Women in the Church: An Interpretation and Application of 1 Timothy 2:9-15 (pp. 157–219). Crossway Books.

Se-Kyo, J. (2024). Queen Woo.

Stella, Y. (2023). Sitz Im Leben dalam 1 Timotius 2:11-12: Latar Belakang Instruksi kepada Wanita untuk Tidak Mengajar dan Memerintah Pria. Jurnal Pentakosta Indonesia, 3(2), 61–75. https://doi.org/10.54403/rjtpi.v3i2.69

Stella, Y. (2024). Analisis 1 Timotius 2:11-12 terkait Perdebatan Kepemimpinan Wanita dalam Gereja. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kerusso, 9(1), 59–76. https://doi.org/10.33856/kerusso.v9i1.334

Tangirerung, J. R., Wangania, J. D. L., & Tapparan, M. R. (2024). Meneroka Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Gereja dan Masyarakat Toraja. Kurios, 10(1), 320–333. https://doi.org/10.30995/kur.v10i2.826

Trebilco, P. (2013). The Province and Cities of Asia. In J. B. Green & L. M. McDonald (Eds.), The World of New Testament: Culture, Social, and Historical Context (pp. 501–521). Baker Publishing Group.

Wiyatmi, Sari, E. S., & Liliani, E. (2020). Para Raja dan Pahlawan Perempuan, serta Bidadari dalam Folklore Indonesia. Cantrik Pustaka.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-15

Cara Mengutip

Saputra, J. A. (2025). MERETAS GLASS CEILING: KORELASI DRAMA KOREA “QUEEN WOO” DAN TEKS 1 TIMOTIUS 2:11-12 SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN. TEOLOGIS, RELEVAN, APLIKATIF, CENDIKIA, KONTEKSTUAL, 4(2), 134–157. https://doi.org/10.61660/track.v4i2.222

Terbitan

Bagian

TRACK: JURNAL KEPEMIMPINAN KRISTEN, TEOLOGI, DAN ENTREPRENEURSHIP