KEPEMIMPINAN DIAM (SILENT LEADERSHIP)

HUBUNGAN ANTARA KEHENINGAN MISTERIUS YESUS DI HADAPAN HERODES DAN TEORI KEPEMIMPINAN NON-INTERVENSI

Penulis

  • Lukas Budijana Sekolah Tinggi Teologi dan Entrepreneurship Pringgading

DOI:

https://doi.org/10.61660/track.v5i2.278

Kata Kunci:

Keheningan Yesus, Herodes Antipas, kepemimpinan non-intervensi, forbearance leadership, kenosis, kepemimpinan Kristen

Abstrak

Penelitian ini menganalisis hubungan antara keheningan Yesus di hadapan Herodes Antipas (Lukas 23:6-12) dengan tiga teori kepemimpinan non-intervensi: passive management by exception (PMBE), quiet leadership, dan forbearance leadership. Menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-analitis, penelitian ini menemukan bahwa keheningan Yesus bukanlah PMBE karena PMBE lahir dari kelalaian, sementara keheningan Yesus adalah pilihan sadar dan berdaulat. Keheningan Yesus memiliki kemiripan dengan quiet leadership Badaracco dalam aspek restraint, modesty, dan tenacity, namun quiet leadership bersifat pragmatis sementara keheningan Yesus memiliki dimensi teologis penebusan. Korelasi terkuat ditemukan dengan forbearance leadership Andrevski dan kolega, karena keduanya melibatkan keputusan sadar untuk tidak bertindak meskipun memiliki kapasitas penuh, dengan perbedaan tujuan. Penelitian ini mengusulkan model "Kenotic Forbearance Leadership" yang memiliki lima karakteristik: kesadaran penuh akan kuasa dan identitas, pilihan sadar untuk tidak menggunakan kuasa, penolakan terhadap iman yang dangkal, penggenapan rencana ilahi, dan kesaksian tentang keadilan yang lebih tinggi. Model ini memperkaya diskursus kepemimpinan Kristen dengan menunjukkan bahwa keheningan adalah bentuk kepemimpinan yang sah dan efektif, terutama ketika dihadapkan pada ketidakadilan dan tuntutan yang tidak berdasar.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Lukas Budijana, Sekolah Tinggi Teologi dan Entrepreneurship Pringgading

Gembala Sidang GIA Jemaat Pringgading dan Dosen di Sekolah Tinggi Teologi dan Entrepreneurship Pringgading

Referensi

Andrevski, G. et al. (2024) ‘Forbearance Leadership: “Doing Without Doing”’, in Academy of Management Proceedings. Valhalla, NY: Academy of Management, p. 20369. Available at: https://doi.org/10.5465/AMPROC.2024.20369abstract.

Badaracco, J.L. (2002) Leading Quietly: An Unorthodox Guide to Doing the Right Thing. Boston, Mass.: Harvard Business School Press.

Bragina, A. (2026) Non-intervention as a Strategy: How Laissez-faire Leadership Shapes Dynamic Capabilities. University of Turku, Turku School of Economics. Available at: https://www.utupub.fi/items/ef9e731c-59d5-4b25-8354-9866b57cf6b6/full.

Gea, I. (2019) ‘Kepemimpinan Yesus Teladan Pemimpin Dunia’, Voice Of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama, 3(2), pp. 28–37. Available at: https://doi.org/10.36972/jvow.v3i2.52.

Gutmann, M. (2023) ‘The Story We Tell’, The Unseen Leader: How History Can Help Us Rethink Leadership, pp. 165–173. Available at: https://doi.org/10.1007/978-3-031-37829-6_12.

Herman, S. and Dharmawan, R. (2024) ‘Pemimpin Sejati dengan Pola Kepemimpinan Yesus’, Skenoo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 4(1), pp. 24–36.

Huffman, D.T. (2016) Kenotic Alterity: An Exegetical Study of the Ontological Essence of Leadership as the ‘Death’ of the Leader in Johannine, Pauline, and Petrine Scriptures. Regent University.

Khoury-Bisharat, H. and Kitai-Sangero, R. (2019) ‘The Silence of Jesus and Its Significance for the Accused’, Tulsa Law Review, 55, p. 443.

Kubiś, A. (2014) ‘Jesus’ Trial Before Herod Antipas’, Resovia Sacra. Studia Teologiczno-Filozoficzne Diecezji Rzeszowskiej, 21, pp. 239–277.

Looti, M. (2025) ‘Passive Management by Exception’. Available at: https://scales.arabpsychology.com/trm/passive-management-by-exception/.

Panjaitan, F. (2020) ‘Kepemimpinan Yesus Kristus sebagai Model Dasar Kepemimpinan Kristen Berdasarkan Matius 20:20-28’, KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat, 1(2), pp. 91–110. Available at: https://doi.org/10.34307/kinaa.v1i2.14.

Purwanto, A. (2020) ‘Kepemimpinan Yesus Kristus Sebagai Model Kepemimpinan Kristen’, Mathetes: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), pp. 131–146.

Shepherd, D. (ed.) (2016) The Silents of Jesus in the Cinema (1897-1927). 1st edn. London and New York: Routledge. Available at: https://doi.org/10.4324/9781315815169.

Siahaan, M.S. (2025) Yesus yang Diam? Studi Karakter pada Injil Yohanes 18:28-19:16a. STT Amanat Agung.

Sugiyono (2019) Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. 3rd edn. Bandung: Alfabeta.

Thyroff, S. and Kessler, V. (2025) ‘Silence: A Neglected Virtue for Christian Leaders’, in Ethical Leadership in Complex Times. Paris, Budapest: Éditions L’Harmattan; L’Harmattan Kiadó; Károli Gáspár Református Egyetem (Károli könyvek. Tanulmánykötet), pp. 97–113. Available at: https://doi.org/10.56037/978-963-646-420-2-07.

Viljoen, F.P. (2011) ‘Power and Authority in Matthew’s Gospel’, Acta Theologica, 31(2), pp. 329–345. Available at: https://doi.org/10.4314/actat.v31i2.9.

Wijaya, Y. (2018) ‘Kepemimpinan Yesus Sebagai Acuan Bagi Kepemimpinan Gereja Masa Kini’, Jurnal Jaffray, 16(2), pp. 129–144.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-26

Cara Mengutip

Budijana, L. . (2026). KEPEMIMPINAN DIAM (SILENT LEADERSHIP): HUBUNGAN ANTARA KEHENINGAN MISTERIUS YESUS DI HADAPAN HERODES DAN TEORI KEPEMIMPINAN NON-INTERVENSI. TEOLOGIS, RELEVAN, APLIKATIF, CENDIKIA, KONTEKSTUAL, 5(2), 218–239. https://doi.org/10.61660/track.v5i2.278

Terbitan

Bagian

TRACK: JURNAL KEPEMIMPINAN KRISTEN, TEOLOGI, DAN ENTREPRENEURSHIP