DARI KARISMA MENUJU KOMUNIO
REKONSTRUKSI TEORI KEPEMIMPINAN KRISTEN BERBASIS TEOLOGI TRINITAS DAN KRITIK ATAS INDIVIDUALISME DALAM FILSAFAT JEAN-LUC NANCY
DOI:
https://doi.org/10.61660/track.v5i2.277Kata Kunci:
Kepemimpinan Kristen, Jean-Luc Nancy, Teologi Trinitas, Eklesiologi Komunio, PerikoresisAbstrak
Penelitian ini mendekonstruksi model kepemimpinan Kristen yang terperangkap dalam paradigma karismatik-individualis dan merekonstruksinya menuju model komunal yang berakar pada teologi Trinitas. Krisis kepemimpinan kontemporer bukan hanya praktis tetapi ontologis: pemimpin dipahami sebagai subjek otonom yang memiliki karisma dan otoritas dalam dirinya sendiri—asumsi yang bertentangan dengan hakikat Gereja sebagai komunio. Menggunakan pendekatan kritis-konstruktif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis karya utama Jean-Luc Nancy (Being Singular Plural, The Inoperative Community) dan eklesiologi komunio John D. Zizioulas (Being as Communion). Hasilnya menunjukkan bahwa filsafat Nancy, terutama konsep being singular plural dan inoperative community, membongkar mitos "pemimpin karismatik" dengan menunjukkan bahwa being selalu sudah being-with-one-another dan otoritas adalah efek relasional dari pengakuan komunitas. Sementara itu, teologi Trinitas menawarkan fondasi ontologis melalui perikoresis, di mana kepemimpinan adalah representasi otoritas Kristus yang melayani. Dari dialog kritis ini dirumuskan model "Kepemimpinan Komunal" dengan karakteristik: non-substantial, perikoretis, partisipatif, an-arkis, dan eskatologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan Kristen bukan tentang memiliki karisma pribadi, tetapi menjadi saksi komunio Allah—sebuah gerakan dari karisma menuju komunio.
Unduhan
Referensi
Abbott Díaz, F. (2018) ‘An-arché: la ciudad en la nervadura de la autodeconstrucción del cristianismo: sobre el concepto de ciudad en la obra de Jean-Luc Nancy’. Santiago.
Adiprasetya, J. (2013) An Imaginative Glimpse: The Trinity and Multiple Religious Participations. Eugene, OR: Pickwick Publications.
Bevans, S.B. (1994) ‘Models of Contextual Theology’, Theological Studies, 55(3), pp. 584–585.
Crowley, M. (2014) ‘Being Beyond Politics, with Jean-Luc Nancy’, Qui Parle: Critical Humanities and Social Sciences, 22(2), pp. 123–145.
Fynsk, C. (1991) ‘Foreword: Experiences of Finitude’, in P. Connor (ed.) The Inoperative Community. Minneapolis: University of Minnesota Press, pp. vii–xli.
Hermin, L. and Sibidang, E. (2025) ‘Menggali Kearifan Lokal dalam Membentuk Kepemimpinan Kristen Kontekstual’, HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis, 3(1), pp. 249–260.
Horsthuis, J. (2022) A Perichoretic Pastoral Theology: In Cadence with God. Abingdon: Routledge.
Kiss, L.A. (2024) ‘Jean-Luc Nancy, a politikai nyomkövetője’, Erdélyi Múzeum, 86(4), pp. 57–68.
Lindroos-Hovinheimo, S. (2017) ‘There Is No Europe — On Subjectivity and Community in the EU’, German Law Journal, 18(5), pp. 1229–1246.
Nancy, J.-L. (1991) The Inoperative Community. Minneapolis: University of Minnesota Press.
Nancy, J.-L. (2000) Being Singular Plural. Stanford: Stanford University Press.
Pairikas, F. (2025) ‘Kepemimpinan naratif-memori: Paradigma pembangunan jemaat melalui praktik anamnesis komunal’, KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 11(3), pp. 763–771.
Sheppard, D., Sparks, S. and Thomas, C. (2005) ‘An “Inoperative” Global Community? Reflections on Nancy’, in On Jean-Luc Nancy: The Sense of Philosophy. London: Routledge, pp. 176–197.
Sorč, C. (2004) Entwürfe einer perichoretischen Theologie. Münster: LIT Verlag Münster (Theologie).
Sugiyono (2019) Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. 3rd edn. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, T.S.B. (2026) ‘Kepemimpinan Melayani dalam Perspektif Eklesiologi Komunio John D. Zizioulas bagi Gereja di Indonesia’, Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 7(1), pp. 1–30.
Zizioulas, J.D. (1985) Being as Communion: Studies in Personhood and the Church. Crestwood, NY: St. Vladimir’s Seminary Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anon Dwi Lukito, Reza Sandiki

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









